Ayam Nyaman Karena Udara Segar – Bagian II

Oleh : Dayat Hermawan,M.Si

CARA MENINGKATKAN KUALITAS UDARA

Setelah kita dapat mengetahui dan menganalisis penyebab meningkat-nya kadar amonia dalam kandang maka langkah selanjutnya ialah mencari solusi untuk mengatasi faktor terbut, yaitu :

  • Pemberian Obat dan Vitamin untuk Mengatasi Kasus Infeksi Penyebab Feces Basah

Treatment ini dilakukan untuk mengatasi infeksi penyakit, seperti koksi-diosis, colibacillosis, dan lain-lain. Keberhasilan pengobatan ini juga sangat dipengaruhi oleh ketepatan diagnosa. Jika perlu lakukan uji laboratorium untuk memastikan diagnosa.

  • Kualitas Ransum yang Sesuai

Utamanya adalah kadar garam dan protein kasar. Periksa kadar garam dan protein kasar pada laboratorium yang dipetercaya. Sesuaikan kadar garam dan protein kasar sesuai kebutuhan ayam. Selain itu, pastikan asupan ransumnya juga sesuai standar kualitas ransum. Bisa saja kualitas ransum ayam sudah sesuai tetapi karena feed intake yang berlebihan menyebab-kan garam dan protein kasar terlalu berlebih.

  • Manajemen Litter yang Baik

Manajemen litter ini dimulai dari pemilihan bahan litter yang berkualitas (kering, tidak berdebu, mampu menyerap air secara optimal) dalam jumah yang cukup (tidak terlalu tipis). Seringkali yang terlupakan ialah pengaturan ketebalan litter. Setidaknya ketebalan litter pada saat chick in ialah 8-12 cm dengan tujuan agar DOC lebih hangat, feces lebih kering dan litter tidak mudah menggumpal. Pada 3 hari setelah chick in lakukan pembolak-balikan litter secara teratur setiap 3-4 hari sekali. Jika litter basah dan menggumpal dalam jumlah sedikit, tempat minum dan di depan pintu segera ambil dan ganti dengan yang baru. Tetapi jika jumlah litter yang menggumpal banyak, alangkah lebih baik jika ditambahkan litter baru.

  • Atur Kepadatan Kandang

Kepadatan kandang ideal per 1 m2 untuk ayam pedaging dewasa ialah 6-8 ekor dan ayam petelur 8-10 ekor. Pada masa awal (brooding) lakukan pelebaran sekat kandang secara teratur sesuai pertumbuhan ayam sampai seluruh kandang ditempati.

  • Pengaturan Sirkulasi Udara

Hal ini dilakukan dengan memperhatikan manajemen buka-tutup tirai, penggunaan antai slat (panggung), mengatur jarak kandang, dan juga penambahan blower atau fan (kipas). Yang perlu diperhatikan ialah angin yang mengenai tubuh ayam langsung dan kecepatannya sebaiknya tidak lebih dari 2,5-3,0 m/detik untuk ayam dewasa atau < 0,3-0,6 m/detik.

Tabel : 

Pengaruh Kadar Amonia terhadap Kondisi Kesehatan dan  Produktivitas Ayam

Ayam-Nyaman-Bag2

 

Keterangan : Semakin (+), semakin parah.

Sumber : Disease Poultry, 2003.

 

OBAT HERBAL MAMPU MENGONTROL AMONIA DALAM KANDANG

Fokus berbicara mengenai amonia, peternak sudah sering menghadapi masalah pelik terkait bau amonia yang sangat menyengat di kandangnya. Jika konsentrasi amonia sudah sangat tinggi dan baunya sudah sangat menyengat, maka peternak harus segera mengambil tindakan untuk menguranginya. Selain dengan mengatur sirkulasi udara dan memperbaiki manajemen pemeliharaan ayam, peternak juga dapat menggunakan zat kimia tertentu yang mampu bekerja mengikat amonia.

Mengingat bahaya yang ditimbulkan amonia sangat besar, khususnya bagi usaha peternakan di Indonesia dengan iklim tropis dan tata laksana pemeliharaan-nya, maka diperlukan tindakan yang terencana dan tepat guna untuk penang-gulangannya.

Dari salah satu penelitian dilaporkan bahwa ekstrak tanaman herbal Yucca schidigera terbukti sangat efektif digunakan untuk mengikat amonia. Menyadari hal tersebut, maka saat ini telah diproduksi produk pengikat amonia yang dibuat dari ekstrak Yucca schidigera. Produk tersebut adalah Ammotrol.

Ammotrol mengandung glycocomponent yang dapat mengikat amonia, baik yang diproduksi di dalam saluran pencernaan maupun amonia yang berasal dari feses, sehingga mencegah pelepasan gas beracun tersebut ke udara bebas. Percobaan telah membuktikan bahwa Ammotrol efektif menurunkan kadar amonia dalam kandang.

Ammotrol aman digunakan setiap hari dalam jangka waktu lama untuk mengikat amonia tanpa menimbulkan efek samping dan residu. Pemberian Ammotrol juga relatif mudah, cukup disemprotkan ke feses atau dilarutkan dalam air minum, serta dapat diberikan bersamaan/dicampur dengan vitamin / antibiotik.

Ammotrol disemprotkan pada feses tiap 3 hari sekali selama jangka waktu 3 minggu. Setelah itu, kadar amonia pasca penyemprotan diukur setiap minggunya dan hasilnya dibandingkan dengan data awal sebelum penyemprotan, serta dibandingkan dengan produk sejenis maupun kontrol (tidak diberi tambahan apapun) (Grafik 1).

Grafik :              

Hasil Uji Tanding Ammotrol via Semprot dalam Mangurangi Kadar Amonia Di Kandang

Ayam-Nyaman-Bag3

 

 

 

Sumber : Data Trial R&D Medion (2013).

Berdasarkan Grafik di atas, terlihat bahwa penyemprotan Ammotrol mampu menurunkan kadar amonia sebesar 8 ppm (atau sekitar 42,11% dari kadar amonia pengukuran awal) dibanding produk lain sejenis yang mengandung zat aktif probiotik/EM, flavonoid dan polyphenol.

PENUTUP

Udara yang berkualitas merupakan kebutuhan vital bagi ayam, karena dapat memberikan rasa nyaman hidup di dalam kandang. Menjaga dan mengelola udara dalam kandang sehingga tetap berkualitas, merupakan kunci pencapaian kesehatan dan produktivitas ayam yang optimal.

REFERENSI

Wikipedia. 2013. Pencemaran Udara. www.wikipedia.com. Diakses tanggal 4 Desember 2013.

Agun, G. 2009. Sistem Ventilasi Kandang Broiler. Skripsi. Fakultas Teknologi Ilmu Pertanian, Universitas Padjadjaran, Bandung.

No Comments Yet.

Leave your comments