Diklat Teknis Peternakan di BP3K Cipunagara Subang Jawa Barat Dalam Mendukung Sentra Peternakan Rakyat

Picture1

 

Indonesia masih bergantung pada impor sapi karena populasi sapi di dalam negeri belum mampu mencukupi seluruh kebutuhan di dalam negeri. Untuk menekan impor sapi, pada 2016 ini Kementerian Pertanian (Kementan) telah memiliki 2 program, yaitu membangun 50 Sentra Peternakan Rakyat (SPR) di seluruh Indonesia dan pengadaan 50.000 ekor sapi indukan. Kondisi ini terjadi karena masih terbatasnya tingkat penguasaan teknologi oleh peternak ditengah persaingan pasar yang semakin ketat serta rendahnya pengetahuan, keterampilan dan sikap (PKS) Peternak dan Petugas dalam manajemen agribisnis sapi potong.

Dalam upaya mengantisipasi tantangan dan kondisi tersebut, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian, menetapkan 4 (empat) program aksi, salah satunya diantaranya melalui pemantapan sistem pelatihan pertanian dengan fokus kepada peningkatan kapasitas dan kompetensi petugas/penyuluh pertanian melalui Pelatihan Teknis Bagi Fasilitator BP3K. Berkaitan dengan hal tersebut diatas peran aktif Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Bogor dalam mendukung teknis peternakan, maka pada tahun anggaran 2016 ini diadakan Diklat Teknis Peternakan Bagi Aparatur dan non aparatur di 7 (tujuh) Provinsi meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi dan Jawa Barat.

G00C1269

Oleh karena itu, Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara – Bogor melaksanakan kegiatan Diklat Teknis Peternakan Bagi Aparatur di BP3K Cipunagara Kab. Subang, Jawa Barat. Pelaksanaan Diklat selama 7 (tujuh) hari dari tanggal 6 s.d 12 Maret 2016. Pembukaan Diklat dibuka secara resmi hari Senin, 7 Maret 2016 oleh Plt Kepala BP4K Bapak H. Sumarna, Sos, M. Ap, dihadiri oleh Kepala Bidang Penyuluhan BP4K Dede Mulyana, SP, Kepala Bidang Usaha Ternak dan Pengolahan Hasil Wastim Edi, SP, M.Si Dinas Peternakan Kab. Subang, serta Perwakilan dari BBPKH Cinagara – Bogor Drs. Subadri dan drh. Wisnu Wasisa Putra, MP. Peserta Diklat berjumlah 30 orang yang berasal dari BP3K wilayah Kab. Subang, Jawa Barat.

2 Comments

  1. untuk bergabung lewat siapa?

    • ahrinal

      bergabung bagaimana mas?

Leave your comments