Zoonosis Tertarget dan Penyakit Infeksius Baru dengan Pendekatan One Health

Capture

Zoonosis merupakan mayoritas dari penyakit menular yang menimbulkan tingkat kesakitan dan kematian pada manusia.  Sebanyak 1415 mikroorganisme penyebab penyakit pada manusia telah diidentifikasi, dan 868 (61.3%) mikroorganisme tersebut bersifat zoonotik.  Sebanyak 175 dari 1415 (12.4%) mikroorganisme tersebut terkait penyakit  infeksius baru (emerging infectious disease/EID) dan yang muncul kembali (reemerging infectious disease/REID).

                FAO ECTAD bekerjasama dengan Direktorat Kesehatan Hewan mengadakan Lokakarya Pengembangan Kurikulum, SOP dan Modul Pelatihan untuk Zoonosis Tertarget dan Penyakit Infeksius Baru dengan Pendekatan One Health pada tanggal 16 – 18 Maret 2016 bertempat di Hotel Ibis Style Airport Tangerang Banten.

            Sebagai institusi yang memiliki wewenang dalam pengembangan kurikulum dan pelatihan kesehatan hewan nasional, Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara diundang dalam kegiatan lokakarya tersebut sebagai salah satu narasumber dalam pengembangan kurikulum dan penyusunan modul.  Perwakilan dari BBPKH Cinagara yaitu drh. Dwi Windiana, MSi dan drh. Nafrina Lanniari.

Adapaun undangan lainnya berasal dari Kementerian Kesehatan (Balai Besar Pelatihan Kesehatan Ciloto, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Direktorat Tular Vektor dan Zoonotik), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati), Kementerian Pertanian (Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Direktorat Kesehatan Hewan, Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani), Perwakilian FAO dan WHO serta para Master Trainer yang tersebar dari enam (6) provinsi.

            Diskusi menghasilkan lima (5) draft Rancang Bangun Mata Diklat (RBMD) dan draft Alur Kerja Penanganan lima (5) penyakit zoonosis dan EID terintegrasi serta sharing informasi penyakit tersebut.  Adapun judul kelima RBMD yaitu Mekanisme Koordinasi, Surveilans, Respon dan Investigasi, Pengurangan Risiko dan Sistem Pelaporan sedangkan alur kerja lima penyakit yaitu Avian Influenza, Rabies, Anthrax, Leptospirosis, Japanese Encephalitis dan Nipah.

No Comments Yet.

Leave your comments