Diklat Agribisnis Kambing Peranakan Etawa

SabahKambing Peranakan Etawa (PE) dikenal sebagai penghasil susu yang cukup potensial. Dengan manajemen yang baik dalam pemberian pakan dan pemilihan bibit berkualitas dapat menjaga bahkan meningkatkan produksi susu kambing Peranakan Etawa. Di pasaran harga susu kambing peranakan etawa memiliki harga jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan susu sapi. Hal ini bisa menjadi salah satu peluang bisnis yang menguntungkan bagi peternak khususnya di Indonesia. Berdasarkan dari potensi bisnis tersebut nampaknya negara tetangga yaitu Malaysia sudah mulai bersiap-siap untuk mengembangkan bisnis tersebut.
Pada tanggal 2 s.d 7 April 2016 Departemen of Veterinary Service and Animal Industry Sabah, Malaysia melakukan Diklat Agribisnis Kambing Peranakan Etawa (PE) di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara, Bogor. Dalam waktu yang singkat tersebut peserta diklat diberikan materi dari mulai pemilihan bibit, pengkondisian kandang, pemberikan dan pemilihan pakan, pemeliharaan, reproduksi, pengolahan hasil peternakan sampai dengan pemasaran. Materi tersebut disampaikan oleh tenaga ahli di bidangnya masing-masing. Selain melakukan kegiatan belajar di kelas, peserta diklat juga melakukan kunjungan lapangan ke beberapa peternakan terdekat di Bogor, seperti Bangun Karso Farm, Atep Farm Ciapus Bogor serta ke Katulampa Bogor.

No Comments Yet.

Leave your comments