Peran Penting Paramedik Veteriner Dalam Kesehatan Hewan

pel

Ancaman populasi akibat rendahnya angka kelahiran, tingginya angka kematian dan terjadinya wabah penyakit hewan menular maupun gangguan kesehatan hewan akibat kelainan fisiologik serta pengaruh higienis sanitasi menyebabkan semakin menurunkan kondisi dan kemampuan produksi ternak domestik. Program Kesehatan Hewan pada pembangunan peternakan dilaksanakan dengan misi, mengoptimalkan produktivitas dan reproduktivitas ternak menuju pemenuhan kecukupan gizi masyarakat yang sehat dan berkualitas, mewujudkan status kesehatan hewan yang kondusif, melindungi ternak dari penyakit yang mengancam kelestarian sumberdaya hewan dan lingkungan serta mewujudkan pelayanan kesehatan hewan yang profesional, efektif dan efisien.

Upaya peningkatan pelayanan kesehatan hewan juga sangat dibutuhkan untuk mendukung program yang sedang dikembangkan pemerintah saat ini yaitu Upaya Khusus Sapi Induk Wajib Bunting ( UPSUS SIWAB) sebab kesehatan hewan memiliki peran sangat besar dalam siklus reproduksi hewan. Dalam hal ini Paramedik Veteriner memiliki peran yang strategis dalam mewujudkan mutu pelayanan kesehatan hewan di masyarakat, karena itu guna meningkatkan pelayanan kesehatan hewan yang profesional diperlukan Diklat Pelayanan Aktif Kesehatan Hewan bagi Paramedik Veteriner.

Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara sebagai Balai Diklat Kesehtan Hewan melaksanakan Diklat Pelayanan Aktif Kesehatan Hewan bagi Paramedik Veteriner / Petugas Keswan Angkatan I tahun 2017. Diklat dibuka secara resmi hari Senin, 13 Februari 2017 oleh Kepala Balai drh. Djajadi Gunawan, MPH didampingi Kepala Bagian Penyelengara Pelatihan, Kepala Seksi Pelatihan Aparatur. Jumlah Peserta 30 orang berasal dari berbagai Provinsi di seluruh Indonesia. Diklat dilaksanakan selama 7 (tujuh) hari dari tanggal 12 s.d 19 Februari 2017.

Dengan dilakasanakannya Diklat Kesehtan Hewan melaksanakan Diklat Pelayanan Aktif Kesehatan Hewan bagi Paramedik Veteriner / Petugas Keswan Angkatan I, di harapkan para peserta dapat Meningkatkan kompetensi dalam pelaksanaan kegiatan peningkatan produktivitas subsektor peternakan, pengawasan kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner,

No Comments Yet.

Leave your comments