Realisasi Pelaksanaan Kegiatan Bimbingan Teknis Di 4 Provinsi Di Sumatera yang dilaksanakan BBPKH Cinagara

Realisasi Pelaksanaan Kegiatan Bimbingan Teknis Di 4 Provinsi Di Sumatera yang dilaksanakan BBPKH Cinagara

Dalam rangka mempertahankan swasembada dan swasembada berkelanjutan, kementerian pertanian pada tahun 2017 mengalokasikan anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan (APBN-P)2017 untuk penguatan perbenihan / perbibitan bagi komoditas pangan strategis yang dikhususkan untuk komoditas tanaman pangan seperti kedelai, tanaman hortikultura seperti bawang putih, bawang merah, aneka cabai, tanaman perkebunan seperti karet, kopi, kakao serta program sinkronisasi akseptor inseminasi buatan (IB). BPPSDMP sesuai tugas dan fungsinya mendapatkan mandat untuk melaksanakan pengawalan/ pendampingan guna mencapai ketersediaan benih / bibit, serta ketersediaan akseptor IB bagi petani/ kelompok tani sebagai penerima manfaat program mulai dari penerimaan benih/bibit, pengolahan tanah, penanaman dan benih / bibit tumbuh sehat serta tersedianya akseptor IB.

BBPKH sebagai salah satu UPT dari BPPSDMP mendapatkan mandat untuk melakukan pengawalan/pendampingan baik bagi penyuluh, inseminator dan petugas teknis kesehatan hewan melalui penyelenggaraan pelatihan pendukung perbenihan/perbibitan melalui kegiatan bimbingan teknis terutama untuk komoditas kedelai, kopi dan akseptor sinkron IB. BBPKH cinagara Bogor memiliki wilayah pelaksanaan pengawalan/ pendampingan melalui penyelenggaraan bimbingan teknis yang terdiri dari provinsi sumatera utara (469 orang), sumatera barat (272 orang), sumatera selatan (245) dan Bengkulu (82 orang). Diantara ke empat provinsi tersebut, sumatera utara merupakan daerah dengan jumlah penyuluh yang terbanyak diantara yang lain, karena luas target tanam kedelainya juga yang terbesar diantara yang lain yaitu sebesar 35.500 Ha serta target akseptor sinkron sebanyak 10.000 ekor.

Berikut ini adalah realisasi pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis di 4 provinsi di Sumatera diantaranya adalah:

No Komoditas Bimbingan Teknis
Tempat Pelaksanaan *) Tanggal Volume Peserta
T R Sasaran**) Asal(Kab./Kota)
A. Provinsi Sumatera Utara  469 469
1 Kedelai Hotel Nasional Kota Gunung Sitoli, Nias 28-29 Nov 17 30 30 Penyuluh Nias, Nias Utara dan Nias Selatan
2 Kedelai, Peternakan dan Kopi Aula UPT Mekanisasi Prov. Sumut 14-15 Nov 17 236 236 Penyuluh, Inseminator, Petugas Teknis Keswan Sedang Bedagai, Toba Samosir, Simalungun, Langkat, Mandailing Natal, Tapanuli Utara, deli Serdang
Peternakan Hotel Rembulan Kab. Sedang Bedagai 30 Nov - 1 Des 17 51 51 Penyuluh, Inseminator, Petugas Teknis Keswan Serdang Bedagai, Batubara, Labuhan Batu Selatan
Kedelai dan Kopi Aula UPT Mekanisasi Prov. Sumut 4-5 Des 17 152 152 Penyuluh, Serdang Bedagai, Simalungun, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu, Padang Lawas, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Karo, Kota Padang Sidempuan, Pak Pak Bharat, Kota Tanjung Balai, Humbang Hasundutan, Deli Serdang.
B. Provinsi Sumatera Barat 272 272
1 Kedelai Hotel Edotel Bundo Kandung 30 Okt-01 Nov 17 155 218 Penyuluh Pasaman, Pasaman Barat, Lima Puluh Kota, agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Solok, Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, Pesisir Selatan
2 Bawang Putih 4 25
3 Karet 13 11
4 Peternakan 100 18
C. Provinsi Sumatera Selatan 245 245
1 Kedelai BPSDMP Martapura OKU Timur 08-09 Nov 17 135 135 Penyuluh Musi Rawas, OKU Timur, Kota Pagar Alam, Penukal Abab Lematang Ilir
2 Bawang Putih 10-11 Nov 17 20 20 Musi Rawas, OKU Timur
3 Karet 10-11 Nov 17 22 22 Penyuluh Musi Rawas, Banyuasin, Ogan Ilir, Penukal Abab Lematang Ilir, OKI, Lahat, OKU
4 Peternakan 10-11 Nov 17 68 68 Banyuasin, Musirawas, Kota Lubuk Linggau, Kota Pagar Alam, OKU Selatan, Penukal Abab Lematang Ilir, Lahat, OKU dan OKU Timur.
D. Provinsi Bengkulu 82 82
Kedelai UPTD Balai Proteksi Peternakan Tanaman Perkebunan Prov. Bengkulu 23-24 Okt 17 30 46 Penyuluh Prov. Bengkulu, Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah, Bengkulu selatan, Seluma, Kapahiyang, Muko - Muko, Lebong, Rejang Lebong, Kaur
Karet 2 2
Peternakan 50 34

Narasumber pada kegiatan ini berasal dari alumni TOT Balai Pelatihan Pertanian jambi dan alumni TOT Balai Pelatihan Pertanian Lampung,. Narasumber lainnya berasal dari dinas pertanian atau dinas tanaman pangan provinsi, terutama dinas yang menaungi penyuluh. Dalam kegiatan bimbingan teknis ini penyuluh dibekali selain materi teknis juga mengenai teknis pendampingan kelompok dan solusi menangani masalah di lapangan. Melalui pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis ini diharapkan dapat terbangunnya motivasi bagi penyuluh pertanian dalam mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan APBN-P Tahun 2017.

No Comments Yet.

Leave your comments