Rencana Tindak Lanjut Diklat Juru Sembelih Halal berbasis SKKNI kerjasama BBPKH Cinagara dengan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjung Pinang

Rencana Tindak Lanjut Diklat Juru Sembelih Halal berbasis SKKNI kerjasama BBPKH Cinagara dengan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjung Pinang

Sebanyak 21 orang Juru Sembelih Halal (Juleha) lingkup kota Tanjung Pinang telah mengikuti Pelatihan Juru Sembelih Halal berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Pelaksanaan pelatihan pada tanggal 4-7 Desember 2017. Pelatihan dibuka oleh Wakil Kota Tanjung Pinang yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjung Pinang. Peserta yang dilatih bertugas sebagai juru sembelih halal di Tempat Pemotongan Hewan (TPH) dan Tempat Pemotongan Unggas (TPU) di lingkup Kota Tanjung Pinang.

Pemateri pelatihan ini dari BBPKH Cinagara yaitu drh. Wisnu Wasisa Putra, MP dan drh. Heris Kustiningsih, MSc. Materi yang diberikan mencakup 13 Unit Kompetensi (UK) sesuai SKKNI. Peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini karena baru mengetahui standar kompetensi Juru Sembelih Halal sesuai SKKNI. Pada saat awal dan akhir pelatihan dilakukan pree test dan post test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta. Pada hari ketiga dilakukan pemotongan ayam oleh masing-masing peserta pelatihan dan dilakukan penilaian oleh fasilitator. Pada hari terakhir peserta membuat rencana tindak lanjut pelatihan ini untuk diterapkan di tempat bekerjanya masing-masing.

C:\Users\ASUS\AppData\Local\Microsoft\Windows\Temporary Internet Files\Content.Word\20171207_171702.jpg

Foto : Peserta Pelatihan Juleha berbasis SKKNI lingkup Kota Tanjung Pinang

Pada bulan Desember 2017, peserta melaksanakan rencana tindak lanjut pelatihan yaitu menerapkan UK 1-13 SKKNI juleha. Harapannya ayam yang diperjualbelikan di Kota Tanjung Pinang telah dipotong oleh juru sembelih halal yang kompeten dan mengikuti syariat Islam. Serta jumlah kuman yang ada di produk ayam akan menurun karena pelaksanaan pemotongan yang higienis dan mengikuti kaidah pemotongan yang baik dan benar (WWP).

No Comments Yet.

Leave your comments