BBPKH Latih Manajemen Penyakit Hewan yang Menular ke Manusia

BOGOR – Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara – Bogor berkerjasama dengan Indonesia One Health University Network (INDOHUN) mengadakan pelatihan manajemen Penyakit Zoonotik (penyakit yang menyerang hewan dan berpotensi menular ke manusia) dengan pendekatan One Health.

“BBPKH Cinagara merupakan Balai pelatihan satu satunya di Indonesia yang konsen pada bidang kesehatan hewan, oleh karena itu BBPKH memiliki peran strategis dalam mengatasi permasalahan penyakit di Indonesia,” menurut Kepala BBPKH, Rudy Rawendra, Selasa (19/12/2017).

https://i2.wp.com/jabaronline.com/wp-content/uploads/2017/12/WhatsApp-Image-2017-12-19-at-16.56.50.jpeg?resize=620%2C330

Kompleksitas masalah kesehatan yang muncul dan menjadi tantangan Indonesia antara lain perubahan iklim global yang mengakibatkan perubahan pola penyakit, jumlah tenaga epidemiologi masih kurang, penanganan penyakit belum integrasi, pelatihan kesehatan belum terstruktur , kerugian ekonomi akibat penyakit menular berbahaya, maupun zoonosis yang tinggi. Oleh karena itu BBPKH mengadakan pelatihan ini,” menurut, Rudy

Kegiatan dilaksanakan di BBPKH selama tiga hari dari tanggal 19 sampai dengan 21 Desember 2017, dengan jumlah peserta 20 orang berasal dari multi sektor yaitu BBPKH Cinagara, Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian Bogor, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam, Dinas Kesehatan Kab. Bogor, Dinas Kesehatan Kab. Sukabumi, Dinas Perikanan dan Peternakan Kab. Bogor dan Sekolah Tinggi Kesehatan (STIKES) Majalengka, serta dua Narasumber berasal dari civitas akademika Prof. Dr. drh. Wayan Tunas Artama (UGM Yogyakarta) dan Prof. Dr. dr. Agus Suwandono (UNDIP Semarang).

Menurut narasumber dalam pelatihan ini, Wayan Tunas Artama, permasalahan penyakit di Dunia pada umumnya dan Indonesia pada khususnya muncul sangat tidak terduga, bersifat kompleks dan muncul secara cepat. Untuk menyelesaikan masalah tersebut harus bekerjasama/berkolaborasi dengan berbagai sektor.

https://i0.wp.com/jabaronline.com/wp-content/uploads/2017/12/MG_7424.jpg?resize=620%2C414

“INDOHUN didirikan pada Januari 2012, berfungsi sebagai sebuah platform dimana kalangan akademisi, peneliti, kaum profesional, dan para stakeholders bersatu untuk mengatasi masalah kesehatan baik secara regional maupun global. INDOHUN sendiri mempunyai misi untuk mengimplementasikan konsep One Health di seluruh negeri dengan dukungan berbagai disiplin ilmu. Sedangkan visi INDOHUN adalah untuk meningkatkan kesehatan manusia, hewan dan ekosistem, yang semuanya saling berhubungan demi menghadapi tantangan global. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini bisa bekerjasama mengatasi permasalahan kesehatan Nasional di Indonesia pada umumnya dan di Jawa Barat khususnya,” kata Wayan. (Seto Nugroho)

No Comments Yet.

Leave your comments