BBPKH Latih Petugas Pemeriksaan Kebuntingan pada Ternak

Diklat Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) Pada Ternak Bagi Petugas dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara-Bogor. Pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi kerja Petugas yang melaksanakan pemeriksaan kebuntingan.

D:\BBPKH-Cinagara\Tugas\Berita Website 2018\PKB\Diklat PKB 2018.JPG

 

“Mengingat pentingnya peran, tugas pokok dan fungsi Petugas Pemeriksa Kebuntingan (PKB) dalam meningkatkan populasi ternak khususnya Sapi Potong untuk mencapai program swasembada daging, Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Bogor melaksanakan kegiatan Pelatihan Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) Pada Ternak Bagi Petugas untuk menjamin tercapainya angka kelahiran yang optimal, memperpendek Calving Interval (Jarak Kelahiran) dan meningkatkan prosentase Conseption Rate (persentase sapi betina yang bunting pada perkawinan pertama) bagi Petugas Lapangan yang sudah mengikuti Pelatihan Inseminasi Buatan (IB) dan berpengalaman sebagai Inseminator,” menurut, Kepala BBPKH, Rudy Rawendra, Senin (26/02/2018).

Tujuan pelatihan adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan kemandirian Petugas dalam melaksanakan tugas pemeriksaan kebuntingan di wilayah kerjanya serta tersedianya Petugas yang mampu melaksanakan tugasnya dengan efektif, efisien, dan berhasil dalam mempertinggi angka kelahiran dan memperpendek calving interval, kata Rudy.

Menurut, Pengajar (widyaiswara) BBPKH, E. Nia Setiawati, pelatihan Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) Pada Ternak Bagi Petugas dilaksanakan selama 14 hari dari tanggal 25 Februari samapai dengan 10 Maret 2018 dengan jumlah peserta 30 orang yang berasal dari Provinsi Riau 3 orang, Provinsi Bengkulu 1 orang, Provinsi Gorontalo 3 orang, Provinsi Jawa Barat 3 orang serta Provinsi Lampung 20 orang.

D:\BBPKH-Cinagara\Tugas\Berita Website 2018\PKB\PKB (4).jpeg

“Praktik di BBPKH, meliputi anatomi reproduksi, fisiologi reproduksi, fisiologi kebuntingan, diagnosa kebuntingan, gangguan reproduksi dan pencatatan reproduksi. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan peserta dapat mengaplikasikan hasil dari pelatihan ini di wilayah kerjanya masing-masing dan dapat meningkatkan populasi ternak untuk mensukseskan program swasembada daging di Indonesia”, ujar Nia.

No Comments Yet.

Leave your comments