Edukasi Wisata Peternakan FARMTASTIC
Oleh : Dayat Hermawan (Widyaiswara Madya – BBPKH Cinagara)
Tren wisata global saat ini mengalami pergeseran dari wisata konsumtif menuju wisata edukatif dan berkelanjutan (sustainable educational tourism). Masyarakat modern, khususnya generasi muda, semakin tertarik pada aktivitas wisata yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan nilai tambah pengetahuan dan pengalaman baru (FAO, 2022). Dalam konteks ini, sektor peternakan memiliki potensi besar sebagai wahana edukasi publik untuk memperkenalkan proses produksi pangan hewani, manajemen ternak, serta nilai-nilai keberlanjutan.
Di Indonesia, sektor peternakan sering dipersepsikan sebagai kegiatan tradisional dan kurang menarik. Padahal, bila dikemas secara kreatif melalui konsep eduwisata peternakan, kegiatan ini dapat menjadi sarana pembelajaran yang interaktif sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi peternak dan masyarakat sekitar.
Beberapa daerah seperti Lembang (Jawa Barat), Sleman (Yogyakarta), dan Batu (Jawa Timur) telah mengembangkan model wisata peternakan dengan melibatkan pengunjung dalam aktivitas langsung, seperti memerah susu, memberi makan ternak, dan mengolah hasil peternakan...Selengkapnya...