Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

Dari Rumen ke Atmosfer: Peran Peternakan Ruminansia dalam Dinamika Iklim Global

05/01/2026 11:15:39 Admin Satker 20

Ruminansia seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki manusia maupun hewan monogastrik lainnya. Mereka mampu mencerna bahan pakan berserat tinggi seperti rumput dan jerami, yang bagi manusia tidak bernilai gizi. Kemampuan ini berasal dari keberadaan rumen, sebuah ruang fermentasi besar yang dihuni oleh miliaran mikroorganisme.


Di dalam rumen, bakteri, protozoa, dan fungi bekerja sama menguraikan serat kasar menjadi asam lemak terbang (volatile fatty acids / FVA) (sumber energi utama bagi ternak). Proses ini merupakan anugerah biologis yang memungkinkan manusia memperoleh daging dan susu dari lahan yang tidak selalu subur. Namun, setiap proses fermentasi memiliki “biaya lingkungan”. Salah satunya adalah terbentuknya gas metana, yang kemudian dikeluarkan ternak melalui sendawa.

Metana inilah yang menjadi sorotan dalam diskusi perubahan iklim. Meskipun tidak terlihat dan tidak berbau menyengat, metana memiliki daya pemanasan global jauh lebih kuat dibandingkan karbon dioksida...Selengkapnya...

 

Lampiran
1 Dari Rumen ke Atmosfer Peran Peternakan Ruminansia dalam Dinamika Iklim Global Lihat (Download)