Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

Mengenal Antimicrobial Resistance AMR di Peternakan Ancaman Nyata bagi Kesehatan Manusia dan Hewan

30/03/2026 07:52:32 Admin Satker 21

Oleh : drh. Ristaqul Husna Belgania, M.Si
(Widyaiswara Ahli Pertama BBPKH Cinagara)


Bayangkan suatu saat infeksi pada hewan tidak lagi bisa diobati. Antibiotik yang dulu ampuh, kini tidak mempan. Kondisi inilah yang disebut Antimicrobial Resistance (AMR) atau resistensi antimikroba. AMR terjadi ketika mikroba seperti bakteri berubah dan menjadi kebal terhadap obat yang sebelumnya efektif membunuh mereka. Akibatnya, pengobatan menjadi lebih sulit, mahal, bahkan bisa gagal total. AMR merupakan ancaman kesehatan global yang serius, termasuk di Indonesia. Pada tahun 2019, AMR dikaitkan dengan 4,95 juta kematian di seluruh dunia, menjadikannya ancaman kesehatan yang melampaui banyak penyakit infeksi lainnya. Di Indonesia, ancaman ini sangat relevan mengingat besarnya sektor peternakan nasional dalam ketahanan pangan. AMR tidak hanya mengurangi keampuhan obat, meningkatkan risiko penyebaran penyakit, memperparah kondisi pasien, dan bahkan menyebabkan kematian pada manusia, hewan, ikan, dan tumbuhan...Selengkapnya...

Lampiran
1 Mengenal Antimicrobial Resistance (AMR) di Peternakan Ancaman Nyata bagi Kesehatan Manusia dan Hewan Lihat (Download)