Urgensi Regenerasi Petani dan Peternak di Era Digital: Menjaga Masa Depan Pangan Indonesia
Oleh: drh. Ristaqul Husna Belgania, M.Si
Widyaiswara Ahli Pertama BBPKH Cinagara
Berdasarkan data BPS, hasil Sensus Pertanian 2023 mencatat jumlah petani di Indonesia sebanyak 27,8 juta orang, dengan 17,25 juta di antaranya adalah petani gurem (lahan < 0,5 ha). Hasil usia rata-rata petani kita 55 tahun dengan 79% berusia di atas 40 tahun. Fenomena menurunnya jumlah petani muda bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga secara global. FAO (2021) telah mengingatkan bahwa keterlibatan generasi muda merupakan faktor kunci keberlanjutan pertanian. Di Indonesia sendiri, dominasi petani usia lanjut menjadi indikator krisis regenerasi yang nyata. Padahal saat ini
Penelitian Sasmita et al. (2025) menunjukkan bahwa adaptabilitas petani milenial sangat dipengaruhi oleh kompetensi komunikasi digital dan partisipasi daring . Tanpa regenerasi yang berkualitas, sektor pertanian akan kesulitan menghadapi disrupsi teknologi, perubahan iklim, dan volatilitas pasar global. Kompetensi digital secara signifikan meningkatkan performa adaptif petani milenial dalam menghadapi ketidakpastian lingkungan (Sasmita et al., 2025)...Selengkapnya...