Kementan Dukung Program SADESA Brebes, BBPKH Cinagara Siap Perkuat Kompetensi Juru Sembelih Halal
Brebes – Komitmen Pemerintah Kabupaten Brebes dalam memperkuat layanan penyembelihan halal terus mendapat dukungan berbagai pihak. Salah satunya melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) Juru Sembelih Halal (Juleha) yang mengusung tema "Sukseskan Instruksi Bupati Nomor 0457 Tahun 2026 tentang Program SADESA (Satu Desa Satu Juru Sembelih Halal)" di Ballroom Dedy Jaya Hotel, Kabupaten Brebes, Sabtu (11/7/2026).
Kegiatan yang diinisiasi DPD Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Brebes bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Brebes tersebut menjadi forum konsolidasi dalam mempercepat implementasi Program SADESA sekaligus memperkuat kompetensi juru sembelih halal di tingkat desa. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Brebes Wurja, Kepala DPKH Kabupaten Brebes Ismu Subroto, Kepala BBPKH Cinagara Inneke Kusumawaty, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kabupaten Brebes, serta pengurus dan anggota DPD Juleha Kabupaten Brebes.
Wakil Bupati Brebes Wurja yang membuka kegiatan mengatakan Program SADESA merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Brebes dalam memastikan pelayanan penyembelihan hewan yang memenuhi ketentuan syariat Islam sekaligus standar keamanan pangan.
Menurutnya, Instruksi Bupati Nomor 0457 Tahun 2026 yang diterbitkan pada 12 Mei 2026 menjadi landasan percepatan pembentukan juru sembelih halal di setiap desa sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Ibu Bupati memberikan perhatian besar terhadap penguatan kompetensi juru sembelih halal. Melalui Program SADESA, kami berharap setiap desa memiliki Juleha yang kompeten sehingga masyarakat memperoleh layanan penyembelihan yang halal, aman, sehat, utuh, dan higienis. Kami juga berharap DPD Juleha semakin aktif melakukan syiar penyembelihan halal di Kabupaten Brebes," ujar Wurja.
Ia turut mengapresiasi kehadiran Kepala BBPKH Cinagara dalam kegiatan tersebut dan berharap balai pelatihan di bawah Kementerian Pertanian itu dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Brebes dalam meningkatkan kapasitas SDM peternakan dan kesehatan hewan.
Senada dengan itu, Kepala DPKH Kabupaten Brebes Ismu Subroto menjelaskan bahwa terbentuknya DPD Juleha merupakan hasil komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas penyembelihan halal di Kabupaten Brebes. Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut perlu terus diperkuat melalui pembinaan dan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan.
"Kami mengapresiasi kiprah DPD Juleha yang terus berkembang dan menjadi mitra pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Ke depan kami berharap BBPKH Cinagara dapat memperluas pembinaan, tidak hanya bagi Juleha, tetapi juga SDM peternakan dan kesehatan hewan secara menyeluruh," kata Ismu.
Pada kesempatan itu, Kepala BBPKH Cinagara Inneke Kusumawaty menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Brebes yang telah menghadirkan Program SADESA sebagai langkah progresif dalam memperkuat layanan penyembelihan halal di daerah.
Menurut Inneke, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kualitas SDM yang menjalankannya. Karena itu, BBPKH Cinagara siap mendukung melalui penguatan pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi profesi, serta pembinaan berkelanjutan."Program SADESA merupakan terobosan yang sangat baik karena menempatkan kompetensi SDM sebagai fondasi utama pelayanan penyembelihan halal. BBPKH Cinagara siap mendukung implementasinya melalui penguatan pelatihan dan sertifikasi kompetensi. Kami juga akan menindaklanjuti kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Brebes melalui penandatanganan nota kesepahaman sebagai dasar pembinaan SDM peternakan dan kesehatan hewan secara berkelanjutan," ujar Inneke.
Ia menambahkan, BBPKH Cinagara sebagai unit pelaksana teknis Kementerian Pertanian memiliki peran sebagai penjamin mutu pelatihan berbasis kompetensi. Salah satu langkah yang akan didorong adalah penyelenggaraan Training of Trainers (TOT) Juru Sembelih Halal bagi pengurus DPD Juleha Kabupaten Brebes di BBPKH Cinagara agar kapasitas instruktur lokal semakin kuat dan mampu memperluas implementasi Program SADESA.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan peternakan nasional tidak hanya bertumpu pada peningkatan produksi, tetapi juga pada penguatan kualitas SDM yang mampu menjamin keamanan pangan asal hewan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Peningkatan kompetensi SDM harus menjadi prioritas karena menjadi fondasi dalam membangun sistem peternakan yang modern, produktif, dan berdaya saing. Pemerintah terus mendorong lahirnya tenaga profesional yang mampu memberikan jaminan mutu dan keamanan produk pangan asal hewan kepada masyarakat," tegas Mentan Amran.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi profesi, dan unit pelaksana teknis Kementerian Pertanian merupakan strategi yang efektif dalam mempercepat peningkatan kompetensi SDM.
"Program seperti SADESA menunjukkan bahwa pembangunan SDM dapat dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan. BPPSDMP mendukung penuh penguatan kompetensi Juru Sembelih Halal maupun SDM peternakan lainnya agar mampu memberikan pelayanan yang profesional sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional," ujar Santi.
Melalui penyelenggaraan FGD tersebut, Pemerintah Kabupaten Brebes bersama BBPKH Cinagara, DPKH Kabupaten Brebes, dan DPD Juleha berkomitmen memperkuat implementasi Program SADESA sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan penyembelihan halal, memperkuat keamanan pangan asal hewan, serta mencetak SDM peternakan yang profesional dan kompeten.