BBPKH Cinagara dan Dinas PKH Brebes Teken Kerja Sama, Perkuat Kompetensi SDM Sambut Mega Farm Sapi Perah
Brebes – Penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu faktor kunci dalam mendukung transformasi sektor peternakan nasional. Menyongsong hadirnya investasi peternakan sapi perah berskala besar di Kabupaten Brebes, Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Brebes resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM peternakan dan kesehatan hewan, di Aula DPKH Kabupaten Brebes, Sabtu (11/7/2026).
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Kepala BBPKH Cinagara Inneke Kusumawaty dan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes Ismu Subroto. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Budi Santoso beserta jajaran pimpinan DPKH Kabupaten Brebes.
Kepala DPKH Kabupaten Brebes Ismu Subroto mengatakan Kabupaten Brebes memiliki potensi besar dalam pengembangan subsektor peternakan, baik sapi potong, sapi perah, kambing maupun domba. Menurutnya, potensi tersebut akan semakin berkembang dengan hadirnya pembangunan Mega Farm Sapi Perah di Kecamatan Larangan yang menjadi salah satu investasi strategis di sektor peternakan nasional.
Ismu menilai keberhasilan investasi tersebut tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan SDM yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
"Kabupaten Brebes sedang memasuki fase baru pembangunan peternakan. Dengan rencana hadirnya Mega Farm Sapi Perah, kebutuhan tenaga kerja yang kompeten di bidang peternakan dan kesehatan hewan menjadi sangat mendesak. Karena itu, kerja sama dengan BBPKH Cinagara menjadi langkah strategis untuk menyiapkan SDM lokal yang mampu mengisi kebutuhan industri sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan peternakan di daerah," ujar Ismu.
Kepala BBPKH Cinagara Inneke Kusumawaty menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, pengembangan industri peternakan modern harus diiringi dengan peningkatan kompetensi SDM agar mampu mendukung produktivitas, kesehatan hewan, keamanan pangan asal hewan, dan keberlanjutan usaha peternakan.
"BBPKH Cinagara siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Brebes dalam menyiapkan SDM peternakan yang kompeten dan berdaya saing. Kehadiran Mega Farm Sapi Perah menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas aparatur, petugas lapangan, maupun pelaku usaha peternakan melalui pelatihan berbasis kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri," kata Inneke.
Ia menjelaskan, implementasi kerja sama akan segera diwujudkan melalui sejumlah program prioritas, di antaranya Pelatihan Inseminasi Buatan (IB), Pelatihan Teknis Kesehatan Hewan, dan Pelatihan Manajemen Pakan. Program-program tersebut disusun untuk mendukung peningkatan produktivitas ternak sekaligus memperkuat kesiapan SDM dalam menghadapi perkembangan industri peternakan modern di Kabupaten Brebes.
Menurut Inneke, ruang lingkup kerja sama juga akan terus dikembangkan sejalan dengan kebutuhan daerah, mencakup berbagai bidang pengembangan kompetensi peternakan, kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, hingga sertifikasi kompetensi profesi.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pembangunan pertanian dan peternakan nasional harus didukung oleh SDM yang unggul agar mampu mengoptimalkan setiap investasi yang masuk ke daerah.
"Investasi akan memberikan dampak maksimal apabila didukung oleh SDM yang kompeten. Karena itu, peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan sertifikasi harus terus diperluas agar masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari berkembangnya sektor pertanian dan peternakan," tegas Amran.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti mengatakan penguatan kemitraan antara balai pelatihan dan pemerintah daerah merupakan bagian dari strategi BPPSDMP dalam mempercepat pembangunan SDM pertanian yang adaptif terhadap kebutuhan pembangunan.
"Kolaborasi seperti ini menjadi contoh bagaimana pengembangan SDM dilakukan secara terencana dan sesuai kebutuhan daerah. BPPSDMP mendorong setiap kerja sama mampu menghasilkan SDM yang profesional, kompeten, dan siap mendukung pengembangan kawasan peternakan serta investasi yang terus tumbuh di berbagai wilayah Indonesia," ujar Santi.
Penandatanganan PKS tersebut menjadi tonggak awal penguatan kolaborasi antara BBPKH Cinagara dan DPKH Kabupaten Brebes dalam pengembangan SDM peternakan dan kesehatan hewan. Melalui sinergi ini, kedua institusi berkomitmen menghadirkan program pelatihan dan peningkatan kompetensi yang berkelanjutan, sehingga mampu mendukung pengembangan peternakan modern sekaligus memperkuat daya saing subsektor peternakan di Kabupaten Brebes dan Indonesia.