BBPKH Cinagara Kawal Gerakan Tanam di Muara Enim, Brigade Pangan Jadi Ujung Tombak Peningkatan Produksi
Muara Enim – Kementerian Pertanian terus mengakselerasi upaya peningkatan produksi padi melalui Gerakan Tanam (Gertam) Serentak yang dilaksanakan di Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (03/06/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk menjaga produksi pangan sekaligus memperkuat target swasembada pangan berkelanjutan di tengah dinamika perubahan iklim.
Gerakan tanam tersebut dihadiri Kepala BBPKH Cinagara Inneke Kusumawaty selaku Penanggung Jawab Brigade Pangan, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Muara Enim Ulil Amri, Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Muara Enim Budi Jhonson Hutapea, Kepala SMKPPN Sembawa sekaligus Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kabupaten Muara Enim Budi Santoso, Kelsi Provinsi Sumatera Selatan, Katimker Kabupaten Muara Enim, perwakilan Koramil dan Polsek se-Kecamatan Sungai Rotan, Kepala Desa Sukamaju, Penyuluh Pendamping Lapangan (PPL), serta Brigade Pangan.
Selain meningkatkan produksi, percepatan tanam juga menjadi strategi mitigasi menghadapi dampak perubahan iklim, termasuk potensi El Nino yang dapat memengaruhi ketersediaan air dan menggeser musim tanam. Dengan percepatan tanam, diharapkan produktivitas lahan tetap terjaga sehingga kebutuhan pangan nasional dapat terus terpenuhi.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan tanam serentak merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas produksi nasional di tengah tantangan global dan perubahan iklim.
"Percepatan tanam dilakukan untuk menjaga momentum produksi nasional agar kebutuhan pangan tetap terpenuhi di tengah ancaman kekeringan dan perubahan iklim," tegas Mentan Amran.
Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan bahwa keberhasilan gerakan tanam sangat ditentukan oleh pengawalan di lapangan.
"Percepatan tanam harus terus dijaga dengan pengawalan yang kuat di lapangan. Penyuluh bersama petani menjadi kunci untuk memastikan lahan yang sudah siap dapat segera ditanami dan memberikan hasil optimal," ujar Arsanti.
Kepala BBPKH Cinagara sekaligus Penanggung Jawab Brigade Pangan, Inneke Kusumawaty, mengatakan Brigade Pangan memegang peran strategis dalam mengakselerasi peningkatan produksi melalui gerakan tanam serentak. Menurutnya, Brigade Pangan menjadi ujung tombak di lapangan yang memastikan proses budidaya berjalan tepat waktu, mulai dari pengolahan lahan hingga penanaman.
"Brigade Pangan merupakan ujung tombak percepatan tanam. Melalui pendampingan yang intensif bersama penyuluh dan pemerintah daerah, kami memastikan lahan yang telah siap segera ditanami sehingga indeks pertanaman meningkat dan produksi padi terus bertambah untuk mendukung swasembada pangan nasional," ujar Inneke.
Ia menambahkan, kolaborasi antara Brigade Pangan, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, serta dukungan TNI dan Polri menjadi kekuatan penting dalam mengoptimalkan setiap lahan produktif agar dapat ditanami sesuai jadwal. Dengan demikian, target peningkatan luas tanam dan produksi dapat tercapai secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Muara Enim turut menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program strategis Kementerian Pertanian melalui sinergi lintas sektor. Dukungan pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mempercepat realisasi luas tanam sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Melalui Gerakan Tanam Serentak di Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, diharapkan percepatan musim tanam dapat meningkatkan produksi padi, memperkuat ketahanan pangan daerah, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.