Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

Gelar Forum Konsultasi Publik 2025 UPT Kementan Perkuat Kualitas Layanan dan Akuntabilitas Publik

02/12/2025 14:00:00 Admin Satker 149

BOGOR  — Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) 2025, sebuah forum strategis yang mempertemukan penyelenggara layanan dengan para pemangku kepentingan. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 2 Desember 2025, ini dibuka secara resmi oleh Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty, dan dihadiri oleh perwakilan pengguna layanan, akademisi, praktisi, dunia usaha, serta masyarakat.

 

Penyelenggaraan FKP ini bertujuan memastikan kebijakan BBPKH Cinagara tetap selaras dengan kebutuhan publik, sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan layanan.

 

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan FKP sebagai mekanisme penting dalam peningkatan kualitas pelayanan publik.

 

 

“Kementerian Pertanian mendorong seluruh unit pelaksana teknis untuk menghadirkan layanan yang profesional, cepat, dan tepat sasaran. Forum Konsultasi Publik ini penting agar setiap kebijakan lahir dari kebutuhan riil masyarakat. Kita ingin layanan publik pertanian menjadi lebih responsif, adaptif, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kapasitas SDM serta ketahanan pangan nasional,” tegas Mentan Amran.

 

Sejalan dengan itu, Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti, menekankan bahwa FKP merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola layanan.

 

“Masukan dari publik sangat berharga untuk memastikan bahwa program pelatihan, sertifikasi, dan layanan lainnya benar-benar menjawab kebutuhan sektor pertanian dan kesehatan hewan. FKP adalah bukti nyata komitmen kami dalam membangun layanan yang partisipatif dan berintegritas,” ujarnya.

 

Dalam sambutannya, Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty, menegaskan bahwa pelaksanaan FKP bukan sekadar agenda rutin, melainkan komitmen untuk menghadirkan layanan yang lebih berkualitas.

 

“Forum ini menjadi sarana bagi kami untuk mendengarkan langsung aspirasi dan evaluasi dari para pengguna layanan. Kami ingin memastikan setiap kebijakan dan layanan yang diberikan benar-benar efektif, relevan, dan bermanfaat bagi masyarakat. Keterlibatan publik adalah kunci peningkatan kualitas layanan kami ke depan,” jelasnya.

 

 

Inneke menambahkan bahwa melalui FKP 2025, BBPKH Cinagara berupaya menyelaraskan kapasitas penyelenggara layanan dengan kebutuhan di lapangan, khususnya terkait dua kelompok layanan utama yang diberikan kepada masyarakat.

 

Dua kelompok layanan tersebut meliputi Pelayanan Jasa, yang mencakup pelatihan di bidang pertanian, peternakan, kesehatan hewan, dan kesehatan masyarakat veteriner; kerja sama penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi; layanan sertifikasi profesi; serta berbagai layanan pendukung seperti pemanfaatan sarana-prasarana, konsultasi agribisnis, magang/PKL, studi banding, eduwisata, layanan kesehatan hewan, perpustakaan, serta layanan informasi dan dokumentasi.

 

 

Selain itu, BBPKH Cinagara juga menyediakan Pelayanan Barang, yaitu penjualan produk dan hasil ternak atau pertanian yang dihasilkan dari kegiatan pelatihan dan produksi unit-unit teknis.

 

Dengan terselenggaranya FKP 2025 ini, BBPKH Cinagara menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dan memperluas partisipasi publik sebagai dasar dalam meningkatkan mutu layanan, memperkuat integritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor pertanian nasional.