Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

Kawal Gerakan Tanam Serempak di Banyuasin, UPT Kementan Perkuat Peran Brigade Pangan dalam Optimalisasi Lahan Cetak Sawah Rakyat

12/06/2026 00:00:00 Admin Satker 34

 

Banyuasin– Kementerian Pertanian terus mengakselerasi pencapaian swasembada pangan nasional melalui berbagai program strategis. Salah satunya diwujudkan melalui Gerakan Tanam Serempak yang diselenggarakan secara hibrida oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) sebagai bagian dari pengembangan Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 52.000 hektare yang dipusatkan di Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah pengembangan pertanian di Indonesia, termasuk di Provinsi Sumatera Selatan yang berpusat dilahan Cetak Sawah Rakyat seluas 100 Ha, Desa Sungai Rengit, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (12/6/26).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Inneke Kusumawaty selaku Penanggung Jawab (PJ) Brigade Pangan Sumatera Selatan. Juga dihadiri secara langsung PJ. swasembada Pangan Kab. Banyuasin Suharyanto,  Kepala SMKN PP Sembawa UPTD BPSB TPH , BBRMP Sumatera Selatan, Kelsi Penyuluh Pertanian, Penyuluh Pertanian  Kab. Banyuasin,  Kodim/Korem/Babinsa, Kepala Desa Sungai Rengit, Murni dan Brigade Pangan yang menjadi pelaku utama pengelolaan lahan Cetak Sawah Rakyat di wilayah tersebut.

Gerakan Tanam Serempak menjadi langkah nyata pemerintah dalam mempercepat pemanfaatan lahan hasil program cetak sawah sekaligus meningkatkan luas tanam dan produksi padi nasional. Program ini juga menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan secara berkelanjutan.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa percepatan tanam menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produksi pangan nasional sekaligus menjaga ketahanan pangan Indonesia di tengah berbagai tantangan global.

“Pemerintah terus mendorong percepatan tanam melalui optimalisasi lahan dan pengembangan cetak sawah rakyat. Kunci keberhasilan swasembada pangan adalah memastikan lahan yang telah tersedia segera ditanami dan didampingi secara intensif sehingga mampu menghasilkan produksi yang maksimal,” tegas Mentan Amran.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti menyampaikan bahwa keberhasilan Gerakan Tanam Serempak sangat ditentukan oleh pengawalan dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan di lapangan.

“Percepatan tanam harus terus dijaga dengan pengawalan yang kuat. Penyuluh pertanian bersama petani menjadi ujung tombak untuk memastikan lahan yang sudah siap dapat segera ditanami dan menghasilkan produksi yang optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Gerakan Tanam Serempak yang kembali dilaksanakan menjadi akselerator untuk meningkatkan produktivitas lahan sekaligus mendorong peningkatan indeks pertanaman di berbagai wilayah.

“Gerakan Tanam Serempak ini bukan hanya tentang menambah luas tanam, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan produktivitas dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian. Dengan kolaborasi seluruh pihak, kami optimistis target peningkatan produksi pangan nasional dapat tercapai,” tambah Santi.

Sementara itu, Kepala BBPKH Cinagara sekaligus PJ Brigade Pangan Sumatera Selatan, Inneke Kusumawaty, menegaskan bahwa Brigade Pangan memegang peran strategis dalam memastikan keberhasilan pengelolaan lahan Cetak Sawah Rakyat. Sebagai petani milenial yang terlibat langsung dalam proses produksi, Brigade Pangan menjadi penggerak utama dalam menjaga produktivitas lahan dan mendukung peningkatan produksi pangan.

“Brigade Pangan merupakan ujung tombak keberhasilan program Cetak Sawah Rakyat. Sebagai petani milenial yang mengelola lahan secara langsung, mereka menjadi motor penggerak percepatan tanam sekaligus pengelola utama lahan agar tetap produktif. Melalui Gerakan Tanam Serempak ini, kami ingin memastikan seluruh potensi lahan cetak sawah rakyat dapat dioptimalkan untuk meningkatkan produksi padi dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Inneke.

Lebih lanjut, Inneke menjelaskan bahwa BBPKH Cinagara sebagai Penanggung Jawab Brigade Pangan Sumatera Selatan terus melakukan pengawalan, koordinasi, dan monitoring terhadap perkembangan Brigade Pangan di lapangan guna memastikan pengelolaan lahan berjalan optimal dan target produksi dapat tercapai.

Pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak ini sekaligus menegaskan komitmen Kementerian Pertanian dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian baru, memperkuat peran generasi muda melalui Brigade Pangan, serta mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.