Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

BBPKH Cinagara dan Pemkab Brebes Perkuat Sinergi Pengembangan SDM Peternakan, Dukung Hadirnya Mega Farm Sapi Perah

11/07/2026 00:01:00 Admin Satker 65

Brebes – Pengembangan industri peternakan nasional membutuhkan dukungan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten agar mampu menjawab kebutuhan investasi dan meningkatkan daya saing sektor peternakan. Sejalan dengan hal tersebut, Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara bersama Pemerintah Kabupaten Brebes memperkuat sinergi dalam pengembangan kapasitas SDM peternakan sebagai langkah strategis menyambut hadirnya investasi peternakan sapi perah berskala besar di Kabupaten Brebes.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan koordinasi antara Kepala BBPKH Cinagara Inneke Kusumawaty dengan Wakil Bupati Brebes Wurja di Brebes, Jumat (10/7/2026). Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua DPD Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Brebes beserta jajaran pengurus.

Dalam pertemuan itu, Wurja menyampaikan bahwa Kabupaten Brebes memiliki potensi besar dalam pengembangan peternakan, mulai dari sapi potong hingga kambing dan domba. Menurutnya, potensi tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM agar mampu mendukung pertumbuhan industri peternakan yang semakin berkembang.

Wurja juga mengungkapkan bahwa Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dijadwalkan menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Mega Farm Sapi Perah PT Global Dairy Bersama, bagian dari Djarum Group, di Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, pada 20 Juli 2026. Investasi tersebut direncanakan memiliki kapasitas sekitar 36.000 ekor sapi perah bunting, sehingga diproyeksikan menjadi salah satu kawasan peternakan sapi perah terbesar di Indonesia.

"Kehadiran investasi ini menjadi momentum bagi Kabupaten Brebes untuk memperkuat sektor peternakan. Karena itu, kesiapan SDM menjadi faktor yang sangat penting agar masyarakat lokal dapat mengambil peran dan memperoleh manfaat dari berkembangnya industri peternakan di daerah," ujar Wurja.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BBPKH Cinagara Inneke Kusumawaty menegaskan bahwa pembangunan industri peternakan modern harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi SDM.

"Hadirnya Mega Farm sapi perah di Brebes membuka peluang besar bagi tumbuhnya ekonomi daerah. Namun keberhasilan investasi tersebut sangat ditentukan oleh kesiapan SDM yang kompeten. BBPKH Cinagara siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Brebes dalam menyiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri, mulai dari peternakan, kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner hingga pengolahan hasil peternakan," kata Inneke.

Dalam koordinasi tersebut, BBPKH Cinagara dan Pemerintah Kabupaten Brebes juga menyepakati untuk memperbarui nota kesepahaman (MoU) sebagai dasar penguatan kerja sama pengembangan SDM. Ruang lingkup kerja sama akan diperluas, tidak hanya pada pelatihan dan sertifikasi kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha), tetapi juga mencakup peningkatan kapasitas SDM peternakan, tenaga kesehatan hewan, petugas Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), bidang pakan ternak, serta pengolahan hasil peternakan.

Selain itu, kedua pihak juga merencanakan penyelenggaraan Training of Trainers (TOT) bagi pengurus DPD Juleha Kabupaten Brebes dan dokter hewan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes di BBPKH Cinagara. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas para pelatih sehingga implementasi sertifikasi Juru Sembelih Halal dapat semakin luas di Kabupaten Brebes.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa peningkatan produktivitas peternakan nasional harus ditopang oleh investasi yang diiringi dengan penguatan SDM.

"Investasi harus memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kompetensi SDM. Dengan SDM yang berkualitas, sektor peternakan akan tumbuh lebih produktif, modern, dan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional," tegas Amran.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti mengatakan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan unit pelaksana teknis Kementerian Pertanian menjadi kunci dalam mencetak SDM pertanian yang unggul.

"BPPSDMP terus mendorong penguatan jejaring kerja sama agar kebutuhan kompetensi SDM dapat dipenuhi secara tepat sasaran. Kemitraan seperti yang dibangun BBPKH Cinagara bersama Pemerintah Kabupaten Brebes merupakan langkah konkret dalam menyiapkan SDM peternakan yang profesional, kompeten, dan siap mendukung pembangunan peternakan nasional," ujar Santi.

Melalui penguatan kerja sama tersebut, BBPKH Cinagara dan Pemerintah Kabupaten Brebes optimistis pengembangan kompetensi SDM akan berjalan selaras dengan meningkatnya investasi di sektor peternakan. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat daya saing daerah sekaligus mendukung agenda Kementerian Pertanian dalam mewujudkan peternakan Indonesia yang maju, modern, dan berkelanjutan.